Disusun Oleh :
Ahmad Ali Murtado
2124120009
1-B (karyawan)
PROGRAM STUDI PJKR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS GALUH
CIAMIS
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya
panjatkan ke hadirat Allah Swt, atas segala rahmat dan karunia-Nya. Akhirnya
saya dapat menyelesaikan makalah ini sesuai dengan uji kompetensi yang yang
sedang saya pelajari. Dalam rangka membantu mencerdaskan kehidupan bangsa,
makalah ini disiapkan dengan keyakinan dan upaya dapat memberikan pengetahuan
bagi pembacanya.
Makalah ini di buat
sedemikian rupa agar dapat memenuhi kebutuhan pembacanya dalam mempelajari
pendidikan jasmani khususnya renang. Sehingga pembacanya dengan mudah dapat
mempelajarinya tanpa harus mencari dari berbagai sumber.
Dalam penulisan
makalah ini, saya sebagai penulis menyadari bahwa masih jauh dari sempurna,
maka saya dengan penuh kerendahan hati menerima saran dan kritik yang bersifat
membangun. Akhirnya saya pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang telah membantu hingga makalah ini dapat di selesaikan, dengan
harapan makalah ini dapat bermanfaat bagi pembacanya.
Cipari, 13 maret 2013
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ..................................................................................... i
DAFTAR ISI ..................................................................................................... ii
A. Sejarah Renang ....................................................................................... 1
B. Renang ................................................................................................... 1
C. Tehnik Dasar Renang ............................................................................. 2
D. Gaya Berenang ....................................................................................... 3
E. Perlombaan ............................................................................................. 7
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 8
A.
Sejarah Renang
Berenang telah dikenal sejak zaman Yunani
dan Romawi Kuno. Hal ini terbukti berdasarkan legenda-legenda tentang
orang-orang yang telah melakukan renang dengan tujuan tertentu, seperti halnya Leander
pada masa pacarannya dengan Hero. Ia berenang karena kekasihnya berada
jauh di seberang Sungai Hellespont (Dardenelles) di Asia Minor (Turki).
Kemudian, seorang kapten perang tentara Romawi, yaitu Horatius yang terluka
saat berperang seorang diri. Horatius melarikan diri dari musuhnya dengan
berenang menyeberangi Sungai Tibet.
Olahraga renang dengan gaya seperti
sekarang ini kali pertama diperkenalkan di Jepang melalui kejuaraan renang yang
diselenggarakan di negara itu. Pada tahun 1603, sekolah-sekolah di Jepang
memasukkan olahraga renang sebagai pelajaran wajib. Oleh karena itu, tidak
heran jika banyak kejuaraan renang tingkat internasional selalu didominasi oleh
perenang-perenang dari Jepang. Sejalan dengan perjalanan sejarahnya, olahraga
renang ini salalu mengambil jarak tempuh yang relative jauh.
Di daratan Eropa, olahraga renang masuk
melalui Inggris. Pada tahun 1896, renang mulai dipertandingkn di Olimpiade,
saat itu masih diikuti perenang-perenang putra. Pada tahun 1912, pertandingan
renang mulai diikuti oleh perenang-perenang putri.
Organisasi renang dunia dikenal dengan
nama Internationale de Swimming Association (ISA). Di Indonesia, induk
organisasi olahraga renang adalah Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI).
B.
Renang
Renang adalah olahraga yang paling baik
dilakukan untuk menjaga kesehatan, dikatakan demikian karena pada saat berenang
hampir seluruh otot tubuh bergerak sehingga semua otot dapat berkembang dengan
pesat dan kekuatan terus meningkat. Dalam olahraga renang ada empat macam gaya
yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikut :
1.
Gaya bebas (craw)
2.
Gaya punggung (back craw)
3.
Gaya dada (breast stroke)
4.
Gaya kupu-kupu (butterfly)
Renang merupakan olahraga air yang murah
dan bagus bagi kesehatan dan pembentukan tubuh. Agar dapat mencapai prestasi
yang baik, perlu latihan yang baik, benar, teratur dan sungguh-sungguh. Sebelum
berenang sebaiknya diawali dengan pemanasan dan pengenalan air sehingga
terhindar dari resiko cidera. Pengenalan air :
Maksud dan tujuan
pengenalan air adalah :
1.
Mengetahui keadaaan di dalam
air;
2.
Mengetahui tekanan di
dalam air;
3.
Penyesuaian diri dengan
air, baik pernapasan maupun rasanya di dalam air.
C.
Teknik Dasar Berenang
1. Mengapung
Ambil napas dalam-dalam masukkan kepala
ke dalam air dengan cara sedikit merebahkan tubuh ke depan. Mata tetap di buka.
Tetap rileks jangan tegang, biarkan kaki terangkat dari dasar kolam. Lutut
diangkat keatas dan menyentuh dada. Ambil posisi merangkak dan melayang di
dalam air. Tahan sikap tersebut di dalam air hingga tidak dapat menahan napas
lagi. Lakukan latihan ini berulang-ulang.
2.
Bergerak Naik Turun
Dengan Kedua Kaki Terapung
Kedua kaki terapung. Ambil napas,
masukkan kepala ke dalam air dengan cara menekukkan siku. Mata tetap dibuka.
Tetap rileks jangan tegang, biarkan kaki terangkat lurus ke atas permukaan air.
Setelah satu atau dua detik, keluarlah dari dalam air dengan meluruskan lengan,
keluarkan napas. Ambil napas kembali, masuk ke dalam air, keluar lagi dan buang
napas. Begitu seterusnya, lakukan kembali latihan ini berulang-ulang.
3.
Meluncur
Berdiri dengan posisi punggung
membelakangi dan rapat pada dinding kolam. Turunkan bahu hingga hanya kepala
yang berada di atas permukaan air. Kaki yang terkuat diangkat dan ditempelkan
pada dinding kolam untuk menumpu.
Ambil napas dalam-dalam, masukkan kepala
ke dalam air. Sementara itu, tekan kaki tumpu dan angkat kaki lainnya hingga
tubuh meluncur jauh dari pinggir kolam.
4.
Meloncat (Diving)
Berdiri di pinggir kolam dengan jari-jari
kaki mencengkeram tepi dinding kolam. Tekuk kedua lutut hingga posisi badan
membungkuk ke depan dan pantat sedikit terangkat. Kedua lengan diluruskan ke
depan bawah dan kedua tangan saling bersentuhan. Kepala direndahkan hingga
sejajar dengan kedua lengan, pandangan tertuju pada titik masuk ke dalam air.
Lengan juga dipastikan mengarah pada garis titik tersebut. Atur keseimbangan,
lalu secara sengaja kacaukan keseimbangan tersebut dengan menjatuhkan diri ke
dalam air. Kedua kaki diluruskan dan pastikan saat meluncur ke dalam air posisi
tubuh dari ujung jari tangan hingga ujung jari kaki berada pada garis lurus.
Saat luncuran terjadi, masukkan kepala di antara kedua lengan. Bagian tubuh
yang pertama masuk ke dalam air adalah jari-jari lengan
D.
Gaya Berenang
1.
Renang Gaya Bebas (Craw)
1.1
Gerakan Kaki
·
Kaki kanan dan kaki
kiri digerakkan mencambuk ke atas dan ke kiri bawah terus menerus secara
bergantian.
·
Untuk memperoleh
cambukan yang kuat, saat mencambuk ke bawah lutut sedikit dibengkokkan serta
otot paha diregangkan.
·
Pada saat mencambuk ke
atas, otot-otot di daerah pantat berkontraksi hingga kaki bergerak ke atas
permukaan air.
·
Setiap cambukan dibantu
dengan melecutkan pergelangan kaki untuk menambah daya dorong tubuh ke depan.
1.2
Gerakan Lengan
·
Entry : tangan
diliruskan jauh ke depan, lalu ujung jari tangan masuk ke dalam air secara rileks.
·
Catch : tangan
digerakkan “menangkap” ke samping luar, lalu diputar lagi ke dalam air untuk
persiapan melakukan gerak selanjutnya.
·
Pull :
diawali dengan gerakan akhir pada catch. Posisi siku 90˚di bawah bahu,
ujung-ujung jari tangan menghadap ke bawah.
·
Release : lengan
diluruskan kembali di samping paha, lakukan gerakan menekan melalui lecutan
oleh pergelangan tangan ke atas.
·
Recovery : diawali
dengan gerakan akhir release, lakukan gerakan “menjangkau”, lengan
tangan lurus ke depan dengan rileks.
1.3
Gerakan Mengambil Napas
·
Ambil udara melalui
mulut, lalu dikeluarkan melalui mulut dan hidung secara bersamaan.
·
Bernapaslah ketika
tangan menjangkau jauh ke depan.
·
Gerakan mengambil udara
di lakukan ke satu arah, yaitu samping kiri atau ke samping kanan.
2.
Renang Gaya Punggung
(Back Stroke)
1.1
Gerakan Kaki
·
Kaki kanan dan kaki
kiri digerakkan mencambuk ke atas dan ke bawah terus menerussecara bergantian.
·
Saat mencambuk, lutut
dibengkokkan serta otot quadriceps dan otot psoas diregangkan.
·
Lutut dicambukan dengan
kuat sehingga punggung agak keluar dari permukaan air.
·
Saat kaki mencambuk ke
bawah, kaki diluruskan dan pergelangan tangan kaki ditahan.
·
Kemudian, lutut ditekuk
45˚.
1.2
Gerakan Lengan
·
Entry : tangan
dijangkaukan jauh ke belakang. Ujung jari tangan masuk ke dalam air secara
rileks dan segaris dengan bahu. Panggul diangkat ke permukaan air.
·
Pull : diawali dengan
sikap lengan yang lurus. Saat menekan air, siku ditekuk 90˚ ke samping. Telapak
tangan diangkat beberapa sentimeter ke atas permukaan air.
·
Push : ketika siku
berada tepat dekat pinggang, tangan bergerak ke bawah. Tangan membentuk huruf
“S” disamping badan pada saat melakukan pull dan push.
·
Recovery : lengan
diangkat dari dalam air dengan ibu jari keluar lebih dahulu. Lengan menyamping
dan pergelangan tangan diputar ke luar saat berada pada sudut 90˚.
1.3
Gerakan Mengambil Napas
·
Udara diambil ketika
lengan melakukan recovery.
·
Udara dikeluarkan pada
saat melakukan pull-push.
·
Udara dihirup melalui
mulut dan dibuang melalui mulut serta hidung secara bersama-sama.
3.
Renang Gaya Dada
(Breast Stroke)
1.1
Gerakan Kaki
·
Kedua kaki digerakkan
terus menerus menirukan gerakan kaki katak ketika berenang.
·
Kaki digerakkan memutar
ke luar, ke bawah, ke dalam, meluncur, dan recovery.
1.2
Gerakan Lengan
·
Mengayun keluar :
kayuhan ke luar dilakukan secara serentak dengan berpusat pada bahu. Lakukan
gerakan catch saat tangan ke luar dari garis bahu.
·
Mengayuh ke dalam :
telapak tangan di gerakkan menarik air ke bawah (gerakan pull), ke
dalam, dan berakhir di bawah kepala.
·
Recovery : lengan
diluruskan secara serentak ke depan.
1.3
Gerakan Mengambil Napas
·
Pengambilan udara
dilakukan pada saat lengan melakukan gerakan tarikan air ke luar sampai
belakang.
·
Udara dikeluarkan pada
saat lengan berada pada posisi menjulur ke depan.
·
Udara dihirup melalui
serta dibuang melalui mulut dan lubang secara bersamaan.
4.
Renang Gaya Kupu-kupu
(Butterfly)
1.1
Gerakan Kaki
·
Pinggang diturunkan ke
bawah dan kaki bergerak untuk melakukan cambukan.
·
Dengan memanfaatkan
ruang gerak sendi pergelangan kaki dan punggung kaki, cambukan dilakukan untuk
menekan air ke bawah secara cepat dan kuat.
·
Kaki ke atas pada saat gerakan recovery.
·
Gerakkan pinggang ke
atas sehingga kaki terangkat ke atas saat pinggang bergerak ke bawah
1.2
Gerakan Lengan
·
Entry : tangan masuk ke
dalam air, lengan lurus pada posisi miring dan jari-jari lebih rendah dari
siku. Tangan masuk ke dalam air sebelum melewati daerah samping bahu.
·
Mengayun ke luar :
lengan bergerak ke luar secara berkesinambungan. Akhiri dengan gerakan catch
yang dilakukan setelah kedua lengan berada tepat di luar bahu bersamaan
dengan cambukan pertama ke bawah.
·
Mengayun : tangan
bergerak ke bawah dan ke luar dari lingkaran gerak.
·
Mengayun ke dalam :
posisi tangan berada tepat di bawah siku.
·
Tangan ditarik ke
dalam, ke atas, dan ke belakang dalam lingkaran kecil di bawah kepala dekat
badan. Mengayun ke atas depan, siku diangkat ke atas permukaan air membentuk
30˚- 40˚.
·
Recovery : lengan
diangkat ke atas permukaan air secara rileks, pangkal lengan diputar ke dalam
dan mengayun ke depan.
1.3
Gerakan Mengabil Napas
·
Udara diambil pada saat
tangan mulai ditarik kearah bahu dan kepala ke luar dari dalam air.
·
Udara dikeluarkan pada
saat kepala akan ke luar melalui gerakan dagu, lalu udara ditarik lagi dengan
cepat.
·
Udara dihirup melalui
mulut dan dibuang melalui mulut dan hidung secara bersamaan.
E.
Perlombaan Renang Sesuai Peraturan Ditetapkan
Peraturan yang diberlakukan dalam perlombaan
renang adalah sebagai berikut :
1. Melibatkan empat gaya yang dilakukan secara berkesinambungan.
2. Urutan gaya, yaitu gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya
bebas.
3. Jarak tempuh 4 x 15 meter.
4. Penilaian dilakukan terhadap kecepatan.
DAFTAR PUSTAKA
Orr, Rob dan J.B. Tyler. 1999.
Dasar-dasar Renang. Bandung: Angkasa
www.yahoo.co.id
Buku Pendidikan Jasmani,Olahraga, dan
Kesehatan untuk kelas VII Sekolah Menengah Pertama: Grafindo
Buku Pendidikan Jasmani untuk SMP kelas
IX: Grafindo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar